Nayang-Singapore, Humas—Delegasi MAN Insan Cendekia OKI berhasil sabet medali emas pada ajang AIGC di National Technological Univesity (NTU), Singapura. Tim yang terdiri dari Zhafran, Rania, dan Syarah ini mampu bersaing dengan 92 peserta dari delapan negara.
Tim riset MAN IC OKI presentasikan karyanya yang berjudul Rubee Immersion: Virtual Reality-Based Diabetes Education Media Rubee Dia-Tabs Products. Mereka bersaing dengan 21 tim lainnya yang tergabung pada bidang IT & Data Technology, Medicine & Health Care, Graphic & Digital Technology.
“Awalmnya insecure sama peserta lainnya. Lawan beratnya sih yang dari Korea. Itu beneran bagus karena levelnya mahasiswa magister engineer dari Pukyong National University, Korea Selatan.” Ungkap Rania.
Rania juga jelaskan mereka harus bersaing ketat dengan peserta lainnya dari tingkat SMA sampai dengan yang sedang kuliah S-2. Dirinya juga mengaku dapat banyak ilmu dari dewan juri yang menilainya.
“Salah satu jurinya, Prof. Nguyen Cao Khang, Hanoi University-Vietnam, kasih masukan ke kami untuk karya VR kami direalisasikan di perpustakaan. Katanya harus berdampak”, tambah Rania.
Peserta pada AIGC ini harus menjadi pemakalah dengan mempresentasikan karyanya di hadapan juri dan peserta, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan rekomendasi, dan pameran karya.
Mendapat informasi ini, Kepala MAN Insan Cendekia OKI, Komariah Hawa apresiasi prestasi peserta didiknya.
“Alhamdulillah, selamat, Nak. Jadi torehan prestasi membanggakan. Untuk madrasah dan Indonesia”, ungkap Komariah.
Komariah juga ungkapkan target peserta didik MAN Insan Cendekia OKI untuk miliki luaran dari program madrasah riset untuk melombakan pada kompetisi, seminar, atau publikasi pada jurnal ilmiah. (Af).