Yogyakarta, Humas—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN Insan Cendekia OKI, kali ini berhasil Medali 7 emas dan 15 perak pada National Applied Science Project Olympiad (NASPO) dan Indonesia InternationalApplied Science Project Olympiad (I2ASPO) ke-6 Tahun 2025.
Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 1.567 tim secara hybird 786 tim online dan 781 tim offline. Adapun peserta berasal dari 13 negara, yaitu Indonesia, Philippina, Thailand, Vietnam, Kazakhstan, Hongkong, Turki, Uzbekistan, Belarusia, Bangladesh, Brazil, Yamen, dan Turkmenistan.
MAN Insan Cendekia OKI ikutkan 142 muridnya berkompetisi pada ajang bergengsi ini di Universitas Gadjah Mada pada 18-21 Desember 2025. NASPO dan I2ASPO diselenggarakan kerja sama antara Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), MIICA Malaysia, dan MYSO Malaysia.
Salah satu murid, Rania Gantari Pranoto yang berhasil raih medali emas bersama timnya. Ia menyusun penelitian yang berjudul The Silent Symphony of the Roof: A Comparative Study on the Sound Damping Effectiveness of Cellulose-Based Bio-Acoustic Solutions Inspired by Bat Nest Structures.
“(Peneitian) bidang Waste Treatment. Penelitian tim kami yang alhamdulillah berhasil. Ada juga yang sudah siap kami presentasikan bulan depan di Thailand, pada IPITEX Kementerian Pendidikan Tinggi Thailand”, ungkap Rania.
Rania dan rekan-rekannya merasa bangga atas keberhasilan timnya yang mampu bersaing dengan ribuan peserta dari sekolah dan negara lain.
Kepala MAN Insan Cendekia OKI, Hj. Komariah Hawa sambut bangga kerberhasilan tim riset MAN IC OKI.
“Alhamdulillah selamat anak-anak sholeh-sholeha atas prestasi luar biasanya. Terima kasih kerja keras murid dan guru dari mulai persiapan sampai dengan keberhasilan ini”, ungkap Komariah.