Kayuagung, Humas—Hasil penelitian peserta didik kembali diseminarkan pada International Conference on Religion, Science, and Education (ICRSE) 2024. Sebagai pemakalah, lima peserta didik mempresentasikannya bersama para profesor, dosen, dan mahasiswa (20/11).
Keikutsertaan peserta didik dalam ICRSE ini menjadi bagian dari program pembinaan riset di MAN Insan Cendekia OKI selain kompetisi dan publikasi jurnal ilmiah.
Kelima peserta didik, yaitu Barliyana Liyantifa (kelas X) memmaparkan artikelnya dengan judul The Role of Gut Microbiota in Immune Homeostasis: A Critical Approach Health Innovation in the Society 5.0 Era, Nida Izzatuna dan Titania Nur Azzura dengan judul Different Places, Different Names: The Tradition of Giving Post- Marriage Jajuluk to the Bride of Komering Tribe of Bengkulah Clan, dan Nida An Khofiyya dan Nidzomah Dina dengan judul Graphene Synthesis From Empty Palm Oil Bunch for Modifying Screen Printed-Carbon Electrode Glucose-Biosensor.
Barliyana, Titania, dan Nida Izzatuna memaparkan secara langsung artikelnya di hadapan para dosen, mahasiswa, dan peserta lainnya dalam sesi panel. Sementara Dina dan Nida an Khofiyya mempresentasikannya secara daring. Sebagai pembicara utama, Prof. Kim Jung Bog (Korean University National Education), Claire Alquotli (Prince Suhan Univesity South America), dan Atrim Kamilji (Istanbul Commerce University).
Menurut Titania, keikuterstaannya sebagai pemakalah banyak dapat manfaat.
“Insyallah bermanfaat, ilmunya, relasi bisa bertemu orang-orang hebat dunia. Sertifikat dan publikasinya juga.” Ungkap Siswi kelas XII ini.

Tujuan madrasah mendorong peserta didik ikuti seminar adalah untuk memberikan pengalaman akademik, menambah wawasan ilmiah, mengembangkan keterampilan, hingga upaya mempersiapkan sertifikat pendukung SNBP dan jalur lainnya untuk masuk PTN.
Nantinya, karya peserta didik juga akan diterbitkan dalam prosiding Proceeding International Conference on Religion, Science & Education