Kayuagung — Sebanyak 48 murid MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (MAN IC OKI) lolos Madrasah Goes Abroad (MGA) 2026, program Kementerian Agama yang mempersiapkan murid madrasah menembus perguruan tinggi luar negeri (PTLN) sekaligus memperkuat budaya riset.
Dari jumlah tersebut, 14 murid kelas XII lolos program MGA LoA dan Beasiswa, sedangkan 34 murid kelas X–XI Ilolos MGA Penguatan Riset dan Publikasi. Dua program ini membekali murid dengan persiapan studi dan beasiswa internasional serta penguatan portofolio akademik melalui riset dan publikasi. Data Kementerian Agama menunjukkan, dari 58.494 lulusan Madrasah Aliyah yang melanjutkan studi, baru 210 orang atau sekitar 0,4 persen yang diterima di PTLN.
Kepala MAN IC OKI, Hj. Komariah Hawa, Ph.D., menyambut capaian tersebut sebagai peluang bagi murid untuk mempersiapkan studi ke luar negeri secara lebih terarah.
“Alhamdulillah, insyaAllah niat ananda berkuliah ke luar negeri diberikan kelancaran. MGA jadi salah satu jalan, program persiapan, baik riset maupun LoA dan beasiswa,” ujar Komariah.
Sebanyak 14 murid yang lolos MGA LoA dan Beasiswa ialah Mahira Luthfia, Carissa Al Maira, M. Ghaziyan Faizan, Rezky Khaerul A, Muhammad Azzam Alfaribi, Muhammad Hafis, Fayyadh Ahza, Rahmatullah Syarkowi, Saladin Parama, Nyimas Ayeesha, Fanny Afnan, M. Raihan Hanif, Alya Paras, dan Raida Thalyta.
Sementara itu, 34 murid yang lolos MGA Penguatan Riset dan Publikasi ialah Ricki Alfarizi, Ahmad Daffa Ghazali, Rayyan Omar A, Adzka Rully, Faeyza Muhammad S, Muhammad Azza Abdallah, Filippo Farid, M. Farras Rakha, M. Haykal Alfarizi, Nayara Deanisha, Athariq Said Aqiel, Almaria Azalia, Rakha Ata Ablitama, Khaylila Zhafira, Okmalia Al Husna, Rahma Hardisha, Raudhatul Jannah, Zuffa Izzatul Alya, Raudhatus Salsabila, Aisyah Alifah, Chayyara Syaifullah, Erina Meilint, Afra Naila, Mohammad Farel A, Jihan Zulaeka, Ully Charunnisa, Almira Barita, Meyshakila, Rafa Fauzan, Muhammad Rizqi B, Lubna Rafif, M. Damarico, Barliyana Liyantifa, dan Khadijah Althafunnisa.
Keikutsertaan 48 murid tersebut memperkuat persiapan MAN IC OKI menuju pendidikan tinggi global. Melalui jalur LoA dan beasiswa, murid kelas XII dipersiapkan menghadapi proses penerimaan PTLN, sementara jalur riset dan publikasi memberi kesempatan kepada murid membangun rekam jejak dan portofolio akademik sejak di madrasah.