Kayuagung, Humas.

Kementerian Agama membuka program beasiswa pelatihan coding (kegiatan menulis barisan kode dari suatu bahasa pemrograman) bagi guru dan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dalam upaya peningkatan kompetensi serta literasi digital, Kamis (10/11).

Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) H. Kiagus Faisal, S.Ag., M.Pd.I mengutus Pembimbing Digitalisasi Madrasah Cipto Kurniawan, S.Kom bersama Siswa/Peserta didik MAN IC OKI untuk megikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembangaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI tersebut.

“Sebagai Madrasah yang unggul dalam IMTAQ dan IPTEK, kita harus terus berbenah dan menambah wawasan kita terutama dibidang IT. Kali ini kita mengutus Guru dan Peserta Didik untuk Cakap Digital yakni menguasa bahasa Program deng mengikuti Beasiswa Madrasah Ngoding”, Ujar Faisal.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh  Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI Prof. Dr. H. Moh. Isom, M.Ag secara virtual.

“Sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta literasi digital, Kemenag beri pelatihan gratis kepada guru dan siswa madrasah,” ujar Isom dalam membuka kegiatan Madrasah Ngoding.

Dalam pelatihan ngoding ini Kemenag menggandeng Skilvul, sebuah platform pendidikan teknologi yang menyediakan konten pelajaran digital skills dengan metode blended-learning dalam bentuk online maupun offline. Kerja sama ini dikemas dalam program #MadrasahBisaNgoding.

Isom mengatakan, transformasi digital yang menjadi salah satu program prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas, harus disiapkan sampai level madrasah. Selain pendidikan agama, madrasah dituntut mampu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan siswa sesuai perkembangan zamannya.

Program ini, kata Isom, bertujuan meningkatkan keterampilan digital siswa dalam menjawab kebutuhan industri saat ini. Sementara bagi guru, keterampilan koding dapat meningkatkan inovasi dalam menciptakan metode pembelajaran.

“Coding bisa menjadi salah satu ruang pengembangan guru dan siswa yang mempunyai minat dan bakat di bidang teknologi informasi,” katanya.

Isom menjelaskan untuk tahap pertama, ada 4.000 kuota gratis yang akan diberikan kepada siswa madrasah. Mereka akan mengikuti Basic Web Development Course secara intensif selama satu bulan. Program ini juga memberikan pelatihan kepada 1.250 guru MTs dan MA.

“Selama pelatihan, para peserta akan dibimbing oleh mentor yang sudah berpengalaman di bidangnya, serta akan mendapatkan sertifikasi,” ujar Isom.

Pendaftaran program #MadrasahBisaNgoding dibuka mulai 10 November sampai 31 Desember 2022. Sedangkan proses pelatihannya akan berlangsung dari 6-20 Januari 2023. Untuk info pendaftaran selengkapnya dapat mengunjungi laman https://skilvul.com/programs/madrasah-bisa-ngoding. (Tito)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *