Bersaing dengan 15 Negara, Tim Riset MAN IC OKI Raih Medali Emas Internasional WYIE Malaysia

Bersaing dengan 15 Negara, Tim Riset MAN IC OKI Raih Medali Emas Internasional WYIE Malaysia

Kuala Lumpur, Humas—Tim Riset MAN Insan Cendekia OKI, Ahmad Naufal dan Indah Novia berhasil meraih medali emas pada ajang World Young Inventions Exhibition (WYIE) di Malaysia. Keduanya mampu bersaing dengan 780 peserta yang berasal dari 15 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Korea Selatan, Hongkong, Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kanada, China, Australia, dan Amerika.

Dalam awarding ceremony, Tan Sri Datuk Dr. Augustine Ong Soon Hock, President Malaysia Invention and Desaing Society mengucapkan selamat atas keberhasilan tim pada masing-masing negara participant. “You deserve this. Congratulations!”

Indonesia sendiri mengirimkan 32 tim dari tingkat SMP hingga Universitas. Tim MAN Insan Cendekia OKI mempersentasikan dan memamerkan hasil penelitian dan pengembangan (RnD) aplikasi SIMOTIC (Sistem Informasi, Konsultasi, dan Advokasi Money Politic).

Menurut Juri yang berasal dari Hongkong dan Malaysia, pengembangan aplikasi ini patut diapresiasi atas kepedulian dan inovasi siswa dari negara demokrasi Indonesia. SIMOTIC juga menjadi satu-satunya hasil riset pada kategori Infomasi, Komunikasi, dan Teknologi yang fokus pada bidang politik dari 86 peserta bidang tersebut.

Pembimbing riset, Afryansyah, menjelaskan bahwa ide penelitian cukup penting dan menarik.

“Tuwaiq Academy, asal Arab Saudi terkejut dengan ide ini. Sampai mereka memberikan khusus special award.” Ungkap Afry.

Exhibition ini tidak hanya diikuti oleh siswa dan mahasiswa, tetapi diikuti juga oleh kementerian/lembaga pada pemerintah Malaysia, Perusahaan, dan Para Profesor yang menampilkan penemuannya.

Kepala MAN IC OKI, Komariah Hawa mengaskan MAN Insan Cendekia OKI sebagai madrasah unggulan penting untuk terlibat dalam ajang internasional seperti ini.

“Penting (ikut). Kalau kita di ajang internasional langsung seperti ini, kita melihat dunia, kita dapat referensi dan relasi yang banyak. Prestasi kita harus di-upgrade sesuai dengan tagline: Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia”, Jelas Komariah. (Af)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *